Minggu, 13 Mei 2012

Acar Dalam Toples



Dalam perjalanan musafir kali ini, pengalaman mengenaskan serta mengejutkan lagi-lagi menimpah gue dan rekan gue! Mana ngak mengejutkan bila sesosok mahluk asing menghampiri kami dengan pose panas serta goyangan extremnya! *Yang gue maksud mahluk asing tersebut adalah Banci GENCI (genit dan centil) dan kejadian ini berawal ketika hp gue rusak.
Sore hari sekitar jam3 gue berniat untuk memperbaiki hp gue yang rusak. Karna gue malas pergi sendirian jadi gue ngajak rekan gue (rian) dan pas banget dia juga mau beli batre hp baru serta mengganti casing hpnya yang sudah mulai tua.
Setelah persiapan selesai kami berdua pergi ke salah satu rumah makan padang, karna di situ ngak bisa memperbaiki hp jadi kami pergi lagi ke toko bangunan namun hasilnya fantastis! Bukannya memperbaiki hp tapi kami malah di tendang ke luar karna di sangka orang gila.
Karna tak ada toko yang menerima perbaikan hp jadi kami berniat untuk mencoba ke conter hp di pasar. Tapi ternyata yang kami kunjungi bukanlah conter melainkan tempat penjualan peralatan dan aksesoris hp. Kami pun mencoba masuk ke dalam dengan harapan mudah-mudahan bisa memperbaiki hp ini.
Tiba di dalam gue bertanya tentang hp gue dan rekan gue. Orang itu bilang kalo hp gue rusak dan harus di ganti fleksibelnya. Tau gitu gue langsung beli fleksibel yang baru setra rekan gue juga ikutan beli peralatan yang dia butuhkan. Namun ada masalah, tempat tersebut tidak menerima pemasangan melainkan hanya menjualnya saja. Mendengar itu gue dan rekan gue kebingungan dan mencoba untuk rapat singkat di tempat tersebut. Dalam rapat, aksi lemparan pertanyaan serta debat pun tek terelakan. Di muali dari rekan gue.
*rian
“hey! Dalam masalah ini sepertinya kita dalam posisi terpojok!”
*gue
“hmmm... tidak di ragukan lagi! Kemampuan mereka memang hebat!”
*rian
“ya, sepertinya begitu!”
Tiba-tiba orang conter tersebut masuk ke dalam wilayah rapat!
*orang conter
“Woy! Kalian berdua membicarakan apa sih! Ini masalah hp kalian kenapa jadi ngawur gitu!”
*rian
“oh yeah! Sepertinya kami melupakan hal itu”.
*orang conter
-_-“ “(hampir berniat bunuh diri)”
*rian
“saudar Dimas, menurut mu apa yang sebaiknya kita lakukan dalam menghadapi konflik dunia ini!” (gaya bijaksana)
*gue
“oh ayolah.. dia pasti akan menemukan cinta sejatinya.”
*rian
“apa menurut mu seperti itu?”
*gue
“ya tentu saja, seperti acar ini! Kau lihat sepertinya mereka saling mencintai kan..”
*orang conter
-_-
*rian
“kau benar, tapi aku butuh bantuan mu sekarang untuk masalah ini!”
*gue
“hmmm.. menurut ku, kau salah meletakkannya! Kau meletakkan M untuk Minni namun seharusnya kau meletakkan W untuk Wumbo!”
*rian
“Wumbo? Sepertinya wumbo bukanlah kata yang tepat bung!”
*gue
“oh ayo lah.. bahkan sekarang semua mengetahuinya, kau wumbo, aku wumbo, dia wumbo, ibu, wumbo, wumbopologi,wumbo ingin belajar wumbo,wumbo.....”
*rian
“cukup bung! Tapi kurasa wumbopologi tidak termasuk dalam kata-kata itu...’
*orang conter
“BERISIKkkk...!! Pergi Kalian!”
Kami pun di usir dan di seret ke luar!
*rian
“oh ya ampun..”
*gue
“hehehe.... kau tau apa yang lucu..
acar ku! Tadi aku mengeluarkanya dari toples dan sekarang malah masuk toples lagi.. hahah ini hanya permainan kata-kata ya... hahaha...”
(bingunggg?? Sama gue juga..)
Setelah itu kami mencoba untuk mencari tempat lain yang bisa merakit hp kami. Di jalan sambil melihat kanan kiri akhirnya kami menemukan sebuah tempat lain yang agak mirip dengan conter namun itu memang conter. Kami pun langsung menuju ke tempat tersebut dengan harapan kosong.
Di tempat itu kami menanyakan segala sesuatu tentang hp kami dan ternyata orang itu bisa memperbaikinya, mendengar itu kami pun merasa senang,bangga, sambil sujud syukur dan tak lupa kami menepuk pundak orang conter yang satu ini serta mengatakan kepadanya “Sabarrr bangg..mungkin ini cobaan untuk anda.. hmmm...” kami berdua mencoba menyabarkan abang itu sambil tersedu-sedu menahan air mata kami yang mencoba untuk keluar.
Melihat kejadian itu, abang conter satu ini merasa tidak tega dan ikut terharu dalam suasana. Adegan ini terjadi beberapa menit setelah itu semua kambali seperti biasa.
Kami pun menuggu dengan sabar sambil duduk-duduk di depan conter tersebut. Dengan minuman dingin yang kami beli, kami jadi tak sabar menuggu hp kami siap apalagi sekarang sudah hampir senja. Namun apa boleh buat kami pun mencoba untuk tetap sabar dan menunggu....
*suasana heningg.....
..........................................
1  jam kemudian....................
5 hari kemudian....................
1 minggu kemudian.................
4 bulan kemudian...................
30 tahun kemudian................
Jengggg................!!!
kami berdua langsung tua, wajah kami keriput, rambut kami putih, serta kuburan pun telah siap di sebelah.
Ini benar-benar sudah terlalu lama bung! Kami berdua pun telah lebih dari 14.59 ganti gaya posisi duduk namun hp kami juga belum siap! Mencoba untuk menunggu lagi tapi kami merasakan petaka sedang menghampiri kami, aura aneh pun terasa begitu menusuk! Kami berdua kebingungan! ADA APA INII..!!
Perlahan-lahan aura aneh ini mulai mendekat dan terdengarlah lantunan suara musik dangdut! Dari kejauhan suara itu semakin mendekat bahkan sosok aneh pun mulai terlihat wujudnya! Anjritt!!! Ya Ampun! Mahluk apa itu ya tuhan!!!!
Mahluk menggelikan itu perlahan-lahan mendekat ke arah kami dengan gerakan lincahnya dia melompat kesana-kemari membawa alamat palsunya. Kami berdua berusaha untuk tak melihat adegan panas ini serta membuang muka dari arah mahluk ini! Tidak tahan, kami pun mencoba melirik kr arahnya dan BUSETT!!! Kami berdua terkejut banget! Gilaa!! Posisinya dan gerakannya udah berubah drastis, bukan cuman nyanyi dan joget tapi sekarang dia malah menggesek-gesekan badannya di dinding dan tiang! ANJRITT!!!
Dan sekarang dia memainkan ke arah kami! UUEEKKKKK!!!!!! NAJIS Bener!! Kepala gue langsung mual, perut gue pusing, dan lutut gue sekarang malah kena tipes. Pada saat itu kami berdua benar-benar cemas! tapi untunglah mahluk itu tidak begitu lama karna ada orang lain yang memberikanya uang.
Dan tak lama setelah kejadian itu hp kami akhirnya telah selesai. Kami pun dengan cepat bergegas untuk pulang dan tak berniat untuk kembali ke tempat anggker dan rawan bencana yang memakan banyak korban fisik itu.

The End....   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar